Kodim Takalar Gelar Pembinaan Balatkom Dan Paham Radikal

 

Takalar, Celebes today.com – Kodim 1426/Takalar menggelar Pembinaan Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal Kodim 1426/Takalar Triwulan IV Tahun 2020, dengan tema ” Waspada Komunisme dan Paham Radikal Demi Keselematan NKRI.” yang dibuka resmi oleh Letkol Czi Catur Witanto, S.Ip., M.Si., M.Tr (Han) (Dandim 1426/Takalar), Kamis, 5/11/2020.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Mayor Arfan Towasi (Kasdim 1426/Tkl), Kapten Chk Hamzah (Kaminvetcad 20/XIV/ Hsn), Para perwira Kodim 1426/Tkl, Letda Suadi (Kaposkes Taklar), Personil POM Takalar, Ketua persit cabang XXXIV Kodim 1426/Takalar dan Para Perwakilan Ibu Persit.

Dalam sambutannya Letkol Czi Catur Witanto, S.Ip., M.Si., M.Tr (Han) mengatakan bahwa “Kegiatan pembinaan antisipasi Balatkom dan Paham Radikal ini merupakan tindak lanjut dari perintah Danrem 141/Tp yang harus dilaksanakan di tingkat Kodim, termasuk Kodim 1426/Takalar. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih serta penghargaan kepada segenap hadirin yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan pembukaan pembinaan antisipasi Balatkom dan Paham Radikal Kodim 1426/Takalar Triwulan IV TA. 2020 dengan baik.

“Bahaya Laten Komunisme dan Paham Radikal masih menjadi ancaman Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ditengah upaya keras pemerintah menanggulang wabah Virus Corona atau Covid-19.

“Ideologi Komunis di Indonesia tidak pernah mati, terlebih lagi kondisi kehidupan bangsa masih diliputi kemiskinan dan kesenjangan sosial, sekalipun Partai Komunis Indonesia (PKI) telah dibubarkan dan dilarang keberadaannya, namun di era reformasi ini justru memberi peluang munculnya multi ideologi, kendati secara organisasi PKI sudah tidak ada, namun secara ideologi tidak pernah hilang.

“Komponen bangsa perlu selalu waspada guna menangkal berbagai upaya bangkitnya kembali ajaran komunis yang berusaha merusak ketatanegaraan di Indonesia, begitu juga dengan faham radikal yang selalu berupaya menggunakan syariat agama dalam sendi-sendi keagamaan dan kenegaraan yang dapat mengganggu solidaritas kerukunan antar umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal memilki tujuan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan dan pencegahan paham Radikalisme.

Para prajurit Kodim 1426/Takalar dituntut mampu menyikapi perkembangan situasi sekarang tentang bahaya komunis yang sewaktu-waktu muncul. Ideologi Pancasila berpeluang diubah menjadi ideologi lainnya apabila setiap elemen bangsa Indonesia tidak memahami bahaya laten komunis dan radikal yang sangat mengancam keberlangsungan negara dan bangsa Indonesia, “tegas Dandim.

 

(HumasKodim/Mr/Sh/Kt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.