Muh Yusuf Karma Soroti Kinerja ULP Takalar

Takalar, celebestoday.com – Kinerja Bagian Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) Sekretariat Daerah Kabupaten Takalar dalam melaksanakan lelang proyek kembali menuai sorotan tajam.

Dua paket kegiatan proyek berupa pembangunan Rumah Sakit Internasional dan Proyek Penimbunan Lahan Rumah Sakit Internasional (RSI) digabung menjadi satu kegiatan

Ironisnya, dua kegiatan yang digabung tersebut  berbeda organisasi perangkat daerah (OPD).

Proyek penimbunan lahan RSI senilai Rp1, 3 miliar ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Takalar sedangkan pembangunan fisik RSI ditangani oleh Dinas Kesehatan senilai Rp 12 miliar.

Ketua Lembaga Kajian Kebijakan Publik (LKP2) Kabupaten Takalar, Muh Yusuf Karma menegaskan, apapun alasan para pihak terkait diduga telah sengaja melanggar aturan dalam proses pelelangan Barang dan Jasa (Barjas).

” Penggabungan dua paket beda OPD ini  diduga sarat konspirasi. Penggabungan paket ini adalah sebuah bentuk pelanggaran dalam tender,” tutur Muh Yusuf Karma, Selasa (7/9/2021).

Selain menduga telah terjadi konspirasi, Yusuf Karma juga menyebut ada oknum Bagian ULP Takalar, telah bekerja secara serampangan dan tidak taat aturan dalam melaksanakan proses lelang.

” Penggabungan paket ini, sangat tidak masuk akal, kenapa bisa dua kegiatan beda OPD digabungkan, ini tentu akan menyulitkan proses pembayaran kegiatan proyek tersebut, dan saya yakin potensi kerugian negara sangat memungkinkan terjadi,” ungkap Yusuf Karma.

Sementara itu, Bagian ULP Takalar yang dimintai konfirmasinya menampik penggabungan paket tersebut bukan merupakan sebuah pelanggaran dan penggabungan tersebut sah sah saja.

” Tidak ada masalah dengan penggabungan kedua proyek tersebut, dan itu bukan pelanggaran, paling tidak proyek yang digabungkan alias dikonsolidasikan adalah untuk mengefesiankan waktu,” Kata salah satu pejabat ULP minta namanya tidak ditulis.

(*/Mr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*