Takalar, Celebestoday.com – Fahruddin Rangga salah satu diantara anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari fraksi Golkar Daereh Pemilihan Gowa dan Takalar melaksanakan Reses Masa Sidang Ketiga Tahun Anggaran 2021/2022, pada titik ketiga ini mengambil lokasi yang sebagian wilayahnya merupakan daerah pesisir, walaupun demikian secara umum seluruh peserta reses mempunyai kesempatan yang sama dapat mengambil bagian dalam dialog serta tanya jawab sehingga dengan demikian dapat dengan mudah menyalurkan aspirasi dan memberi masukan yang berlangsung di Desa Bontokanang Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar, Minggu (5/6/2022).
Rangga selaku Anggota DPRD yang sudah dua periode mewakili masyarakat di parlemen Sulsel mengatakan masa reses adalah kesempatan besar dan sangat tepat untuk menyampaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan yang dialami di wilayah masing masing karena dengan demikian aspirasi akan tersalurkan dan diteruskan dalam masa masa persidangan dan pembahasan anggaran dengan pihak eksekutif di DPRD Sulsel, sehingga masyarakat boleh dengan lepas tanpa beban berbicara dan mengungkapkan keresahan nya dalam reses seperti ini.

Anggota DPRD yang satu ini di dapilnya sering disapa “ketua” lebih jauh memberi penjelasan bahwa pertemuan terbuka reses seperti ini merupakan wadah untuk mendengarkan dan menampung aspirasi masyarakat sehingga apapun kondisi yang terjadi dan dialami masyarakat wajib disampaikan, oleh karenanya kenapa reses ini sangat penting untuk di hadiri, karena dengan wadah seperti inilah kita dapat lebih mudah mendapatkan informasi dan masalah yang terjadi di tengah masyarakat.
Pada pelaksanaan reses di titik ketiga ini berkembang diskusinya saat waktu istirahat dimana diskusi ringan bersama beberapa tokoh masyarakat diantaranya H. Buang, Dg. Nanring, Dg. Pasang dan seorang tokoh perempuan Dg. Rela yang mengharapkan adanya prioritas kebutuhan bantuan alat mesin pertanian, perbaikan dan normalisasi saluran drainase, hewan ternak, sarana dan prasarana perikanan diantaranya berbagai alat tangkap, mesin kapal, serta kebutuhan bantuan perikanan lainnya, masyarakat juga sangat mengharapkan penjelasan bagaimana prosedur mengusulkan proposal ke pemerintah provinsi sulawesi selatan. Butuh perhatian dan kelonggaran terhadap perbaikan infrastruktur yang ada di desa karena banyak yang sudah dalam kondisi memprihatinkan sementara tidak tersedia anggaran untuk mengatasinya. Sehingga berharap ada bantuan penganggaran dari Pemprov Sulsel, baik yang bersifat belanja hibah maupun bentuk belanja lain. Turut hadir dalam reses ibu desa bontokanang mewakili kepala desa yang berhalangan hadir dalam kegiatan reses ini. (*/Mr)


Leave a Reply