Takalar, Celebestoday.com – Pemerintah Kabupaten Takalar mulai mematangkan langkah menuju digitalisasi layanan publik, khususnya di sektor administrasi kependudukan. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan coaching dan simulasi penggunaan layanan online oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Takalar.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Diskominfo-SP Kabupaten Takalar, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulsel, Selasa (31/03/2026).
Coaching ini diikuti sejumlah pejabat teknis dari dua OPD terkait yang menjadi ujung tombak dalam implementasi layanan digital di daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Kominfo-SP Takalar, Ayatullah Rawatib, yang turut memantau jalannya simulasi dan memberikan arahan terkait penguatan sistem layanan berbasis digital.
Selain itu, Kepala Bidang Informatika Diskominfo-SP Takalar, Sahrir Daeng Rurung, tampil sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dukcapil Takalar, Djabal Rumpang, serta Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Mulyanti Syahruna, bersama tiga orang staf teknis.
Kegiatan berlangsung sederhana di sebuah ruangan berukuran sekitar 2 x 3 meter, namun penuh dengan diskusi intens terkait kesiapan sistem dan implementasi layanan online.
Dalam suasana yang terbatas tersebut, para peserta terlihat aktif berdiskusi dan melakukan simulasi teknis penggunaan sistem layanan kependudukan berbasis digital.
Sahrir Daeng Rurung menegaskan bahwa digitalisasi layanan merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah.
“Visi misi Bupati digitalisasi,” ujar Sahrir dalam sesi diskusi.
Pernyataan tersebut langsung diamini oleh Djabal Rumpang yang menegaskan pentingnya transformasi digital dalam pelayanan publik.
“Digitalisasi. Iya,” singkat Djabal.
Sementara itu, Mulyanti menambahkan bahwa digitalisasi akan berdampak langsung pada percepatan layanan kepada masyarakat.
“Percepatan layanan,” ujarnya.
Diskusi kemudian berkembang pada kondisi layanan saat ini yang masih dalam tahap pengembangan menuju sistem online.
Sahrir Daeng Rurung secara terbuka mengakui bahwa layanan online kependudukan di Takalar masih dalam tahap persiapan.
“Digitalisasi layanan. Iya, belum ada pelayanan online sekarang. Kita baru mau menuju ke sana,” jelasnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kegiatan coaching ini menjadi bagian dari langkah awal menuju transformasi digital secara menyeluruh.
Djabal Rumpang pun memastikan bahwa kegiatan ini merupakan tahap persiapan penting sebelum layanan benar-benar diterapkan.
“Jadi kita lakukan persiapan untuk membuat pelayanan online,” kata Djabal.
Ia juga menegaskan bahwa sebelumnya memang belum tersedia layanan berbasis online secara penuh di Dukcapil Takalar.
“Ini persiapan untuk menuju pelayanan online,” tambahnya.
Dalam diskusi tersebut, para peserta juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk kesiapan sistem, sumber daya manusia, hingga harapan terhadap hasil implementasi ke depan.
Salah satu peserta sempat menyinggung pentingnya evaluasi terhadap kekurangan layanan yang ada saat ini sebagai bahan perbaikan.
Menanggapi hal itu, Sahrir menegaskan bahwa seluruh proses akan mengikuti prosedur yang berlaku dan arahan pimpinan.
“Begitu terus mi protapnya, ya kita pasti sebagai bawahan yang baik, ya siap,” tegasnya.
Kegiatan coaching ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam mewujudkan layanan administrasi kependudukan yang lebih cepat, transparan, dan efisien.
Dengan adanya digitalisasi, masyarakat ke depan tidak lagi harus datang langsung ke kantor untuk mengurus dokumen kependudukan.
Pemerintah Kabupaten Takalar menargetkan sistem layanan online ini dapat segera diimplementasikan secara bertahap setelah seluruh persiapan dinyatakan matang.
Transformasi ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi informasi di daerah.
Ke depan, sinergi antara Diskominfo-SP dan Dukcapil diharapkan semakin kuat dalam menghadirkan inovasi layanan digital yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(Red)

