ASN Takalar Diingatkan Tak Tinggalkan Kantor Demi Nonton Piala Dunia 2026, Satpol PP Siap Angkut

Takalar, Celebestoday.com – Perhelatan Piala Dunia 2026 yang sebagian besar pertandingannya berlangsung pada jam produktif di Indonesia berpotensi menyita perhatian para penggemar sepak bola, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

 

Menyikapi hal tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Takalar mengingatkan seluruh ASN agar tetap mengutamakan tugas dan tidak meninggalkan kantor saat jam kerja hanya untuk menonton pertandingan.

 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Takalar, Abdul Salam Gau, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan normal meski euforia Piala Dunia tengah berlangsung.

 

Hal itu disampaikan Abdul Salam saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (12/6/2026).

 

Saat ditemui, Abdul Salam mengenakan kaos berkerah berwarna hitam.

 

Ia mengaku baru saja selesai mengikuti kerja bakti di sekitar lingkungan kantor sebelum kembali melaksanakan aktivitas kedinasan.

 

Menurutnya, ASN tetap diperbolehkan mengikuti perkembangan pertandingan selama tidak mengganggu pekerjaan dan tidak meninggalkan tempat tugas.

 

“Kalau saya, tetap melaksanakan tugas seperti biasa. Kalaupun mau menonton, cuma persoalannya di sini tidak ada televisi,” kata Abdul Salam.

 

Ia mengatakan, jika ada pegawai yang ingin menyaksikan pertandingan melalui telepon genggam, hal tersebut masih bisa dilakukan sepanjang tidak mengabaikan tanggung jawab pekerjaan.

 

“Kalau dia bisa menonton melalui HP, ya silakan, tetapi jangan meninggalkan kantor. Itu saja saya. Jangan meninggalkan kantor dengan alasan macam-macam karena hari ini mau menonton Piala Dunia,” ujarnya.

 

Abdul Salam mengaku memahami antusiasme masyarakat terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

 

Namun ia mengingatkan agar kecintaan terhadap tim favorit tidak membuat pegawai mengesampingkan kewajiban sebagai ASN.

 

Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan ada pegawai yang tergoda meninggalkan kantor saat tim favoritnya sedang bertanding.

 

Karena itu, pihaknya akan memberikan imbauan khusus kepada seluruh personel pada awal pekan mendatang.

 

“Makanya saya nanti hari Senin saya imbau anak-anak supaya tetap melaksanakan tugas. Kalau mau menonton, bagaimana caranya, yang jelas tetap melaksanakan tugas seperti biasa,” katanya.

 

Selain memberikan imbauan internal, Satpol PP juga mendapat arahan untuk melakukan pengawasan terhadap disiplin ASN selama jam kerja.

 

Abdul Salam mengungkapkan bahwa sesuai petunjuk pimpinan, pihaknya diminta memastikan ASN tidak berada di warung kopi maupun kafe pada jam dinas.

 

“Sebenarnya sesuai dengan petunjuk pimpinan ini, saya diminta ke Satpol untuk melakukan pengawasan. Kalau jam-jam kerja itu, saatnya tidak ada di warung kopi, di kafe,” ujarnya.

 

Ia bahkan mengingatkan bahwa ASN yang ditemukan berada di luar kantor tanpa alasan yang jelas berpotensi dilaporkan kepada pimpinan masing-masing.

 

“Kalau tidak mau ditegur langsung, mungkin saya hanya ambil fotomu, saya ambil gambarmu, saya laporkan sama pimpinan,” katanya.

 

Abdul Salam juga membuka kemungkinan menyediakan fasilitas menonton bersama di lingkungan kantor apabila diperlukan. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi pegawai meninggalkan tempat kerja saat pertandingan berlangsung.

 

“Kalau memang ada pertandingan yang ingin ditonton, nanti kita carikan solusinya. Entah saya ambilkan dulu televisi dari rumah atau bagaimana, yang penting teman-teman tetap berada di kantor dan tetap melaksanakan tugas seperti biasa,” kata Abdul Salam.

 

Menurutnya, penyediaan televisi di kantor jauh lebih baik dibandingkan pegawai keluar menuju warung kopi atau tempat nonton bersama lainnya yang berpotensi mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan, tugas dan tanggung jawab sebagai ASN harus tetap menjadi prioritas utama selama jam kerja berlangsung.

 

Meski demikian, Abdul Salam mengaku masih akan meminta petunjuk lebih lanjut kepada Bupati Takalar terkait pola pengawasan yang akan diterapkan selama Piala Dunia berlangsung.

 

Menurutnya, aturan kedisiplinan ASN tetap berlaku penuh mulai pukul 08.00 hingga 16.00 Wita, kecuali pada jam istirahat yang telah ditetapkan.

 

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP dan Damkar Kabupaten Takalar, Maya Taufiq, mengaku turut mengikuti perkembangan Piala Dunia 2026.

 

Saat ditemui di ruang kerjanya yang berdampingan dengan ruang Kepala Satpol PP, Maya mengaku secara pribadi menjagokan Tim Nasional Brasil.

 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa ASN harus tetap profesional dan tidak boleh meninggalkan lokasi kerja hanya karena ingin menyaksikan pertandingan.

 

“Kalau saya pribadi menjagokan Brasil. Kalau ASN mau nonton Piala Dunia ya lewat aplikasi, mau yang gratis atau berbayar. Yang penting tidak meninggalkan lokasi kerja atau jam kerja sebagai ASN,” tegas Maya.

 

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh ASN di Kabupaten Takalar agar tetap menjaga disiplin kerja di tengah semarak perhelatan Piala Dunia 2026 yang menyita perhatian masyarakat dunia.

(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *